Wednesday, December 19, 2012

Layakkah Trans Studio Berada di Kota Samarinda?

Share & Comment
Logo trans studio
SAMARINDA – Rencana investasi CT Corp membangun Trans Studio di Kaltim terus menjadi rebutan. Balikpapan, Samarinda, dan Bontang, sama-sama menginginkan wahana bermain itu hadir di kota mereka. Ketiga pemimpin kota itu bahkan sama-sama menyatakan minatnya di hadapan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Dalam rapat kerja gubernur dengan wali kota/bupati se-Kaltim di Lamin Etam, Gubernuran, Samarinda, dua hari lalu (17/12), keinginan tersebut disampaikan.
 
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, Kota Minyak siap menerima investasi. “Tanpa mengurangi rasa hormat kepada Pemkot Samarinda, Trans Studio juga sangat bisa dibangun di Balikpapan,” kata Rizal di hadapan Gubernur.  Sebelumnya, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang juga mengatakan, Kota Tepian telah siap menyambut investasi yang memerlukan lahan 20 hektare itu. Usai Rizal mengatakan hal tersebut dan menyelesaikan pidatonya, dia turun dan menemui Jaang. Keduanya akrab ketika berjabat tangan ala salam komando sambil sama-sama tersenyum.
 
“Persaingan” merebut Trans Studio makin ramai. Di sela-sela menyampaikan laporan capaian pembangunan, Wali Kota Bontang Adi Darma menyatakan hal serupa. Kota Taman juga siap jika Trans Studio dibangun di sana. “Pak Gubernur, bila Trans Studio tidak jadi dibangun di Balikpapan dan Samarinda, Bontang sangat bersedia,” sebut Adi Darma. Menanggapi serunya “persaingan” mendapatkan investasi Trans Studio, Gubernur menengahi. Dikatakan, ada berbagai pertimbangan dari pebisnis untuk menentukan di mana investasi ini ditanam.
 
“Semua bergantung kepada hitungan bisnis. Lokasinya tentu di tempat yang lebih mudah dicapai pengunjung,” jelas Faroek. Kembali menyegarkan ingatan, pada 21 Februari 2012 lalu, Perusahaan Daerah Melati Bhakti Satya (MBS) milik Pemprov Kaltim bersama CT Corp (dulu Para Group) menandatangani nota kesepahaman. Selain Trans Studio, seperti termuat dalam MoU, CT Corp akan membangun hotel bintang lima berikut pusat perbelanjaan di bekas lahan Hotel Lamin Indah (samping Hotel Mesra, Samarinda), Jalan Bhayangkara. Lahannya dimiliki Pemprov Kaltim.
 
Satu lagi investasi grup milik taipan nasional Chairul Tanjung yaitu pembangunan kantor Bank Mega perwakilan Kalimantan di Samarinda. Dari ketiganya, hanya Trans Studio yang belum memiliki kepastian lokasi. Trans Studio, pusat rekreasi indoor berkelas internasional sejak lama disebut segera didirikan di Kaltim setelah sukses di Bandung dan Makassar. Adapun total investasi ketiga proyek tadi, terang Kepala Badan Perizinan dan Penanaman Modal Daerah Kaltim Yadi Sabianoor,  memerlukan Rp 1 triliun. (fel/far/k1)
 
 
Labels:

3 comments:

  1. Pasti ada sedikkit paksaan oleh gubernur makanya smarinda yg terpilih, selamat deh buat samarinda nanti wahana yg paling laris adalah naik rakit di banjiran mahakam wkwkwkwkwkwkwkkkkk, studio trans bakal laku di samarinda? iya laku tapi hanya padasaat pertama buka saja, selanjutnya bakal ga terlalu laku wkwkkwkwkwkw mau taruhan?????

    ReplyDelete
  2. Terus,apa hubungannya ma loe? Uang loe ya investasi?

    ReplyDelete
    Replies
    1. cape deh.....tambah macet

      Delete

 
Copyright © Portal Samarinda | SamarindaTepian.com | Published By Samarinda Tepian | Designed By Samarinda Tepian | Powered By Samarinda Tepian